.

Memasang Alexa Toolbar di Firefox dan Chrome

Posted by Irwan Maing Senin, 08 Desember 2014 0 comments

Memasang Alexa Toolbar di Mozila firefox dan Chrome - Berfungsi untuk menurunkan pagerank alexa blog anda, karena penilaian alexa yaitu dengan cara mengunakan toolbar yang dipasang di tiap-tiap broswer setiap pengguna internet. bahkan jika anda membuka blog anda dengan memasang alexa toolbar sebelumnya maka itu sudah termasuk kedalam perhitungan alexa, jadi jika anda blogger aktif yang hampir setiap hari membuka blog anda maka bukan tidak mungkin dalam satu bulan blog anda sudah berada di posisi satu juta kebawah. jadi sangat rugi jika anda tidak memasang alexa toolbar.

Kali ini saya akan menjelaskan cara memasang alexa toolbar pada firefox dan chrome

Memasang Alexa Toolbar Pada Firefox

1. Buka halaman Alexa Toolbar, klik tombol instal Alexa Toolbar
2. Karena alexa Toolbar ini adalah jenis Add-Ons maka lakukan seperti anda menginstal odd-ons.

3. Silahkan klik Allow jika gambar seperti dibawah muncul.
4. Tunggu sampai proses download selesai dan klik install.
5. Setelah proses instal selesai akan muncul pop-up dan klik tombol restar.
6. Setelah restar berhasil maka Alexa toolbar sudah terinstall

Memasang Alexa Toolbar Pada Chrome

  1. Buka halaman http://www.alexa.com/toolbar.
  2. Klik "Instal Alexa Extentions"
  3. Klik tombol "+ Add to Chrome" lalu Klik "Add"
  4. Tunggu hingga proses download selesai, dan akan muncul halaman baru
  5. Klik "Accept and Enable"
  6. Anda akan diminta untuk mengisi beberapa data, jika tidak bersedia silahkan klik "No, Thank's"
  7. Nantinya Alexa Toolbar akan muncul pada browser saudara Google Chrome saudara di bagian kanan atas.
Selasai, dan sekarang anda sudah instal Alexa toolbar jadi manfaatkan kesempatan ini untuk menurunkan alexa rank blog/web anda. semoga bermanfaat dan bisa membantu temen-temen semua.

Baca Selengkapnya ....

Visasia Entrepreneur Community (VISEC)

Posted by Irwan Maing Kamis, 20 November 2014 0 comments
Kami membentuk sebuah lembaga demi membangun komunitas kalau nilai-nilai yang menjadi pengikat berbeda dan taraf kehidupan berbeda. Sejak tanggal 09 September 2014 kami berinisiatif untuk membentuk lembaga komunitas yang bernama Visasia Entrepreneur Community (VISEC) yang bertujuan untuk memberdaya pelaku usaha kecil dan menengah serta terbentuknya industry kreatif dalam kerangka home industri demi mengangkat roda perekonomian masyarakat untuk terwujudnya pemerataan ekonomi kerakyatan melalui teknologi informasi sebagai medianya.



Visasia Entrepreneur Community ( VISEC ) Membuka kesempatan kepada setiap orang untuk memiliki usaha mandiri melalui suatu wahana komunitas melalui kegiatan-kegiatan VISEC. Komunitas ini berusaha Menjadikan kebiasaan setiap orang dalam bersosialisasi dan memanfaatkan internet sebagai media mempromosikan kepada orang lain (Word Of Mouth) sebagai aktivitas produktif yang dapat menghasilkan keuntungan financial (residual income).

Memberikan edukasi dan pelayanan terbaik kepada setiap orang yang punya cita-cita untuk sukses, dengan mengedepankan prinsip kerjasama yang saling menguntungkan
Melakukan Usaha-usaha lain yang sejalan dengan maksud dan tujuan perkumpulan dalam arti kata seluas-luasnya yang tidak bertentangan dengan undang-undang.

VISASIA telah bekerja sama dengan VISEC sebagai sebuah lembaga organisasi profesional membangun kerjasama kepada elemen-elemen perusahaan, koperasi, maupun lembaga pendidikan serta research yang bertujuan untuk saling bekerja sama dalam pemerataan ekonomi kerakyatan dalam konsep keadilan ekonomi. Sistem bagi hasil pada UMKM adalah bentuk institusionalisasi tanggung jawab moral dalam bidang ekonomi dan keuangan. Secara sederhana, institusi/organisasi/komunitas sering dimaknai sebagai institusi dan juga sebagai pranata sosial.
Dengan adanya Visec ini diharapkan akan mendongkrak kreatifitas generasi muda untuk mewujudkan masyarakat indonesia yang sejahtera adil dan makmur.

Baca Selengkapnya ....

Komunitas Entrepreneur Makassar

Posted by Irwan Maing Jumat, 26 September 2014 0 comments

Di dalam suatu usaha di perlukan suatu pengembangan baik itu secara sektor riil maupu pengembangan secara finansial. Namun tidak semua pelaku usaha dapat melakukan pengembangan tersebut dengan jangka waktu yang pendek itu karena di pengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya di faktor kurangnya modal.

Oleh Karena itu. Kami dari Visasia Entrepreneur Community ( VISEC ) memberikan sarana Donasi antar member komunitas sebagai modal usaha bagi setiap pengusaha (member) yang Terdaftar sebagai VISEC yang bekerja sama dengan pihak bank serta layanan IT yang support oleh PT. Fortinusa, Untuk Membantu Para Pengusaha maupun member VISEC yang bergerak di bidang UKM dalam hal ini penambahan modal usaha. Oleh Karena Itu untuk mendapatkan fasilitas tersebut Anggota diwajibkan menjadi anggota terlebih dahulu dengan mengisi FORMULIR dan selanjutnya akan di proses terlebih dahulu.

Salam Hormat


Member Komunitas Entrepreneur

Baca Selengkapnya ....

SYARAT & KETENTUAN SEBAGAI CALON ANGGOTA / PARTISIPAN DI VISASIA ENTREPRENEUR COMMUNITY (VISEC)

Posted by Irwan Maing Kamis, 25 September 2014 0 comments
Sebelum Anda memutuskan untuk bergabung sebagai calon anggota (Partisipan) di VISEC, hendaknya anda memperhatikan dan mematuhi syarat & ketentuan  berikut ini :

  1. VISEC.OR.ID adalah media komunitas bagi calon anggota maupun anggota VISEC untuk saling membantu dan berbagi satu sama lain dengan tujuan pembangunan Komunitas atas dasar kesamaan Minat untuk menjadi Entrepreneur yang handal dalam membangun Karakter dan Kompetensi SDM yang  siap menyongsong Globalisasi 2021 dan dilandasi oleh semangat solidaritas kemanusiaan.
  2. Setiap Calon Anggota VISEC mendaftarkan diri dengan cara membayar biaya registrasi dan aktivasi sejumlah Rp. 100.000,-  sebagai Partisipan Awal dimana Biaya tersebut di share ke organisasi dan ke Partisipan yang sebelumnya telah teraktifasi di www.visec.or.id sebagai program Donasi Komunitas.
  3. Keikut sertaan Anda didasari atas dasar kesadaran penuh dan bukan karena paksaan oleh siapapun dan dari pihak manapun  selain karena keinginan sadar untuk bersama-sama membangun sebuah komunitas yang bertujuan saling berbagi antara sesama.  Hal-hal diluar maksud tersebut diluar tanggung jawab kami sebagai Pengurus VISEC.
  4. Dengan Mendaftar sebagai partisipan di program ini berarti anda setuju bahwa untuk menjadi Anggota VISEC anda harus memenuhi syarat dak ketentuan khusus untuk bisa diterima sebagai anggota resmi VISEC. ( Untuk Informasi detail silahkan konsultasikan dengan Partisipan yang sudah terdaftar atau konsultasi dengan admin kami )
  5. Apabila anda telah resmi memiliki hak akses di www.visec.or.id , maka sebagai partisipan baru anda sangat tidak diperkenankan memaksa atau menekan siapapun dalam bentuk ajakan maupun yang sejenisnya untuk bergabung sebagai partisipan dalam program VISEC.
  6. Dalam proses penyampaian dan sosialisasi program ini, setiap partisipan tidak diperkenankan mengiming-imingi setiap orang yang belum menjadi pertisipan dengan hal-hal yang tidak sebenarnya apalagi dengan iming-iming cara memperoleh kekayaan secara instan sebab ruh dari program ini adalah sebagaimana poin 1 (satu) di atas.
  7. Karena program ini berbasis komunitas, maka setiap partisipan diharapkan turut merasa memiliki dan bertanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi maupun setiap program yang dilaksanakan.
  8. Dengan Menjadi Partisipan berarti anda berkomitmen untuk ikutserta berpartisipasi dalam mensukseskan Program-Program VISEC.
  9. Segala hal yang mungkin saja dilakukan oleh  Oknum-oknum yang mengatas namakan VISEC melakukan cara-cara yang tidak sepantasnya atau tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan sebagaimana yang disebutkan di poin 5 (lima) dan poin 6 (enam) diatas diluar tanggung jawab kami sebagai pengurus VISEC sebab dengan membaca poin 3 (tiga) diatas berarti anda telah menyetujui seluruh ketentuan yang berlaku.
  10. Jika terdapat salah satu poin dari syarat dan ketentuan ini yang tidak diindahkan tanpa alasan yang jelas oleh patisipan maka pihak kami selaku pengelola program akan melakukan tindakan ke yang bersangkutan antara lain  :
  11. Teguran langsung (via email,telfon,sms)
  12. Pemberian kesempatan untuk berbenah diri setelah berkoordinasi antara pihak pengelola dengan yang bersangkutan.
  13. Jika kedua hal tersebut tidak dihiraukan maka kami selaku pengelola VISEC  akan mensuspend/memblokir hak akses anda di visec.or.id dan akan sebagai mencabut hak anda sebagai partisipan dan apabila anda telah resmi sebagai angggota VISEC maka akan dikeluarkan dari keanggotaan Komunitas.

Demikian Syarat & ketentuan ini dibuat untuk diketahui dan oleh para calon anggota komunitas ( Partisipan ).

Setelah Membaca dan Anda melanjutkan Proses registrasi dan Aktifasi sebagai Calon Anggota ( Partisipan ) VISEC berarti anda menyatakan menyetujui semua aturan yang kami buat.

Segera Bergabunglah bersama Kami dengan mengklik Gambar dibawah ini :



Baca Selengkapnya ....

Sekilas Visasia Enterpreneur Community (visec)

Posted by Irwan Maing Kamis, 18 September 2014 1 comments

Visasia Entrepreneur Community “ ( VISEC ) merupakan lembaga yang didalamnya terhimpun orang-orang yang memfokuskan kegiatannya pada pengembangan Komunitas Bisnis berbasis teknologi internet.  Sistem Pengembangan VISEC dilakukan dengan mengkombinasikan 3 Hal utama yakni :
PENDIDIKAN ( Edukasi & Training )
INTERNET ( Tool / Alat Bantu )
TEAM WORK ( Community Development )

Visasia Entrepreneur Community “ ( VISEC )  berdiri pada tanggal  09 September 2014, dan saat ini strategi awal yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang disebut Affiliasi ( perekrutan ) Calon anggota/partisipan melalui beberapa kegiatan rutin yang menjadi program kerja VISEC.

Visasia Entrepreneur Community “ ( VISEC ) berusaha membangun kerjasama strategis dengan pihak-pihak penyedia layanan jasa informasi dan layanan pengembangan SDM sebagai bentuk upaya perluasan (diversifikasi) dan pengembangan bidang keahlian untuk para partisipan maupun anggota resminya. Konsep VISEC  merupakan terobosan baru dalam model pengembangan suatu organisasi dan wahana komunitas .

Visasia Entrepreneur Community “ ( VISEC ) bukan sebuah perusahaan / koperasi / Bank / Lembaga Keuangan, tapi merupakan sebuah komunitas yang menjadi wadah bagi siapapun orang yang siap untuk berpartisipasi untuk saling membantu melalui program donasi komunitas sebagai prasyarat utama sebelum menjadi anggota resmi komunitas.

Visasia Entrepreneur Community “ ( VISEC ) bertujuan mengangkat kesejahteraan setiap orang  yang punya Cita-cita untuk menjadi Orang yang Sukses secara Financial melalui  Wahana Komunitas.

VISI :

Visi VISEC adalah Menjadi Pelopor dalam pengembangan komunitas bisnis dengan menjadikan Teknologi internet sebagai media utama.

MISI :

  • Membuka kesempatan kepada setiap orang untuk memiliki usaha mandiri melalui suatu wahana komunitas melalui kegiatan-kegiatan VISEC.
  • Menjadikan kebiasaan setiap orang dalam bersosialisasi dan memanfaatkan  internet sebagai media mempromosikan kepada orang lain (Word Of Mouth) sebagai aktivitas produktif yang dapat menghasilkan keuntungan financial (residual income).
  • Memberikan edukasi dan pelayanan terbaik kepada setiap orang yang punya cita-cita untuk sukses, dengan mengedepankan prinsip kerjasama yang saling menguntungkan
  • Melakukan Usaha-usaha lain yang sejalan dengan maksud dan tujuan perkumpulan dalam arti kata seluas-luasnya yang tidak bertentangan dengan undang-undang..
POKOK-POKOK PROGRAM
  1. Membangun Komunitas Bisnis yang berbasis Teknologi Internet.
  2. Menyelenggarakan Kegiatan-Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan yang berkenaan dengan Pengembangan Karakter dan Kompetensi SDM dibidang Financial Development.
  3. Menyusun Rumusan Kurikulum edukasi kepada setiap Anggotanya dalam wadah Komunitas Bisnis
  4. Melakukan Penelitian tentang Potensi-potensi bisnis yang bisa dikembangkan oleh setiap orang untuk meraih kemerdekaan Financial.
  5. Mengembangkan riset dan  kegitan dalam bidang pengembangan IT.
  6. Membentuk team financial Analisis yang handal & Profesional untuk bisa Mengabdi pada masyarakat.
  7. Mengembangkan Jaringan untuk mendukung tercapainya tujuan organisasi.
  8. Membangun kerjasama dengan berbagai pihak dalam hal pengembangan organisasi
  9. Mengembangkan Kegiatan dalam bidang sosial dan Kemanusiaan.
Jika Anda Tertarik untuk Bergabung pada Komunitas Bisnis kami silahkan daftar dan bergabung dengan mengklik gambar dibawah ini : 
Bergabunglah bersama Komunitas Bisnis VISEC


Baca Selengkapnya ....

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen

Posted by Irwan Maing Jumat, 08 Maret 2013 2 comments

Kegiatan ekonomi merupakan perilaku manusia dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga kegiatan ini bersifat asasi. Sementara itu di era pasar bebas dewasa ini, Kebanyakan Para pelaku usaha menawarkan produk dan jasa dengan tujuan mencari keuntungan di satu sisi, yang berhadapan dengan Para pembeli dan konsumen yang ingin memperoleh barang dan atau jasa yang murah dan aman di sisi lain. Tetapi di dalam pasar bebas, kedua pihak itu tidak memiliki kekuatan yang sama. Posisi pihak pelaku usaha jauh lebih kuat ketimbang para konsumen yang merupakan perorangan, karena penguasaan informasi tentang produk sepenuhnya ada pada produsen. 
Dengan demikian, posisi para konsumen sebenarnya amat rentan untuk dieksploitasi. Hal ini menuntut konsumen harus lebih jeli dan teliti. Kalau mereka ceroboh memilih produk, tidak hanya kerugian materi yang harus diderita, tetapi keamanan dan keselamatan mereka juga ikut terancam. 

Fakta masih beredarnya produk-produk yang tidak layak, membuat kita semakin prihatin.  Sebagaimana dirilis Direktorat Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan. Banyak produk yang beredar tidak mengikuti kaidah Standar Nasional Indonesia (SNI).

Produk yang tidak memenuhi persyaratan SNI
Dari hasil pengawasan yang dilakukan oleh Kemendag secara keseluruhan selama kurun waktu tahun 2012 telah ditemukan 621 produk yang diduga tidak memenuhi ketentuan. Jumlah temuan ini meningkat sebesar 28 produk dibandingkan tahun 2011. Dari temuan tersebut 61% merupakan produk impor dan 39% merupakan produksi dalam negeri. Berdasarkan jenis pelanggarannya sebesar 34% produk diduga melanggar persyaratan SNI, 22% diduga melanggar MKG, 43% diduga melanggar ketentuan label dalam Bahasa Indonesia, serta 1% diduga tidak memenuhi ketentuan produk yang diawasi distribusinya.

konsumen cerdas paham perlindungan konsumen
Sedangkan berdasarkan kelompok produk yang diduga tidak memenuhi ketentuan, sebanyak 39% merupakan produk elektronika dan alat listrik, 20% produk alat rumah tangga, 13% produk suku cadang kendaraan, serta sisanya adalah produk bahan bangunan, produk makanan minuman dan Tekstil dan Produk Tekstil (TPT).
konsumen cerdas paham perlindungan konsumen

Barang-barang tidak layak tersebut telah beredar luas di tengah masyarakat dan tidak mungkin semuanya teridentifikasi petugas. Yang Artinya, konsumenlah yang harus berperan aktif. Karena itu, tuntutan menjadi konsumen cerdas paham perlindungan konsumen sangatlah penting. Bagaimana caranya untuk bisa menjadi konsumen cerdas ?, Berikut ini,

Tip dan Trik Menjadi Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen :

  • Teliti sebelum membeli
  • Perhatikan label, manual kartu garansi, dan masa kedaluwarsa.
  • Pastikan produk sesuai dengan SNI
  • Beli sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan. Konsumen harus menjadi konsumen cerdas dalam menyikapi berbagai tawaran diskon yang menggiurkan dari pusat-pusat perbelanjaan.
  • Tegakkan hak dan kewajiban Anda selaku konsumen

Dengan Semakin banyaknya konsumen cerdas yang kritis, maka secara otomatis peredaran barang-barang yang tidak layak, akan berkurang dengan sendirinya. Konsumen cerdas juga lebih mencintai produk dalam negeri ketimbang produk impor. Dengan demikian industri dalam negeri akan tumbuh dan pengangguran pun semakin berkurang.
Di samping itu peranan pemerintah juga merupakan faktor utama dalam mendorong upaya peningkatan pemahaman masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas yang paham tentang perlindungan konsumen.
Direktorat Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan telah menetapkan dua sasaran program pengawasan barang beredar di tahun 2013. Yakni Dalam hal pengawasan dan penegakan hukum.

Penegakan Hukum untuk Perlindungan Konsumen
Kementrian Perdagangan RI
Pemerintah terus mengoptimalkan peningkatan penegakan hukum di bidang perlindungan konsumen dan metrologi legal di Tanah Air. Terakhir, pada awal Januari 2013, Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan bersama dengan Kepala Bareskrim POLRI Irjen Pol Sutarman, dan disaksikan oleh Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan menandatangani Nota Kesepahaman terkait hal tersebut.
Dirjen SPK Nus Nuzulia Ishak menegaskan bahwa kerja sama ini akan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan barang beredar meliputi produk non pangan, pangan olahan, dan pangan segar khusus dalam rangka melindungi konsumen.
Selain itu, kerja sama ini juga dapat menjadi wadah pertukaran informasi terkait pengawasan peredaran produk non pangan, pangan olahan dan pangan segar yang beredar di pasar. Dan tentunya meningkatkan pemberdayaan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. 

Dengan demikian diharapkan barang-barang yang beredar di wilayah Indonesia dapat memenuhi kaedah keselamatan, keamanan dan kesehatan serta lingkungan hidup dan layak digunakan, dimanfaatkan, serta dikonsumsi oleh masyarakat.

Baca Selengkapnya ....

Yui Mahamaya 6 bulan

Posted by Irwan Maing Sabtu, 23 Februari 2013 1 comments
Yui umur 6 bulan
Tidak terasa Yui Mahamaya sudah genap 6 bulan di tanggal 22 Februari 2013, gambar disamping ini fotonya Yui waktu pas berumur 6 bulan.
Memang sejak waktu Yui 3 bulan perkembangannya cepat sekali, mulai dari lehernya yang semakin bisa dia kuasai, mulaimi moppang, sampai ekspresi muka'nya yang sudah bisa mengenali orang2 yang dekat sama dia.
Tapi di umur 6 bulan ini juga Yui ndak bisa liat lagi neneknya yang wafat pas 4 hari lalu, tepatnya di tanggal 18 Februari 2013. Yui ditinggal pergi oleh sang Nenek Tercinta. Sejak kemarin Yui sudah mulai belajar Makan Makanan pendamping selain ASI. dan Nampaknya Yui suka sekali kalau dikasi makan tawwa.

Baca Selengkapnya ....

Google+ Followers